Analisis kulit?

nilai 1-100

Analisis kulit

Diagnosis kulit harus memperhatikan hal-hal berikut.
1. Amati ketebalan dan kekencangan jaringan kulit, ketebalan tekstur kulit, ukuran pori-pori, serta kerapatan dan kepadatan distribusinya.
2. Saat mengamati suplai darah, perhatikan apakah kulit tampak merah dan mengkilap, serta kedalaman distribusi kapiler kulit.
Klasifikasi kulit.
Sebelum memeriksa kulit pelanggan, ahli kecantikan sebaiknya terlebih dahulu membersihkan kulit pelanggan secara menyeluruh, dan di bawah pencahayaan khusus, lebih baik menggunakan lampu pembesar.
Keputusan

Jenis kulit pelanggan, berdasarkan karakteristik berikut, ditentukan berbagai jenis kulit yang sesuai.
(1) Usia pubertas, sekresi hormon (hormon). (2) Pigmentasi kulit – sinar ultraviolet, obat-obatan, penyakit (anemia, bintik putih). Elastisitas kulit – dehidrasi, sinar ultraviolet, alkohol, kurang tidur, usia. Sekresi kulit – sebum, air. Pori-pori kulit – mikrovaskularitas, noda jerawat, garis-garis halus, pengelupasan, penebalan korteks, pembengkakan. pH kulit – terlalu asam menyebabkan jerawat, komedo. Terlalu basa dan menyebabkan kekeringan. Respons kulit terhadap perubahan iklim. Respons kulit terhadap sinar matahari. Kondisi kesehatan tubuh secara umum. Kulit dapat dibagi menjadi tiga jenis utama: kering, berminyak, dan kombinasi. Sebagai seorang ahli kecantikan, selain memahami ketiga jenis ini, juga harus mengetahui jenis kulit netral.
Kulit dewasa (kulit menua), kulit dengan kapiler pecah, kulit sensitif, dan kulit bermasalah (tipe warna).
1. Berminyak: sekresi minyak berlebih, pori-pori besar, terkait androgen dan kekurangan vitamin B.
2. Kering: produksi minyak berlebih, pori-pori kecil, mudah kering, penuaan dini, dan penurunan kadar Vitamin A.
3. Netral: sekresi minyak sedang, lembut dan elastis, tidak mudah menua, keriput, umumnya pada masa muda sebelum anak-anak.
4. Campuran: 'T “sebagian berminyak.V ”sebagian kering atau netral.
5. Sensitif: Kulit sensitif, gatal, terdapat bintik-bintik merah dan garis-garis yang disebabkan oleh rangsangan.
6. Pelebaran mikrovaskular kulit: karena kurangnya elastisitas pembuluh darah, tekanan sirkulasi darah sedikit lebih besar, sehingga pembuluh darah mengalami pelebaran berlebihan.

Akar penyebab masalah kulit berasal dari kekurangan air.
(A) Kulit kering, karakteristik kulit kering dan dehidrasi.
Warna kulit kusam dan kurang bercahaya, serta wajah mudah terasa kencang setelah dicuci.
Terasa kasar dan kering saat disentuh, kurang elastis.
Dehidrasi parah akan menyebabkan pengelupasan kulit, garis-garis halus di sudut mata, dan ribuan garis lainnya.
Karakteristik Kulit Berminyak
Kulit berminyak, pori-pori besar, kulit tebal, sekresi sebum lebih banyak, warna kulit kebanyakan cokelat muda, cokelat, kulit terasa lebih berminyak, terlihat sangat berminyak. Jenis kulit ini dapat menahan sinar matahari dan angin, tidak mudah keriput, tidak mudah menua. Namun, jenis kulit ini akan menyebabkan penyumbatan pori-pori karena sekresi sebum yang berlebihan, yang akan mudah menimbulkan jerawat (akne) dan memengaruhi kecantikan.


Waktu posting: 20 Mei 2024

Hubungi Kami untuk Informasi Lebih Lanjut

Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.