Mengapa mesin penganalisis kulit dapat mendeteksi masalah kulit?

Kulit normal memiliki kemampuan menyerap cahaya untuk melindungi organ dan jaringan dalam tubuh dari kerusakan akibat cahaya. Kemampuan cahaya untuk memasuki jaringan manusia sangat berkaitan dengan panjang gelombangnya dan struktur jaringan kulit. Secara umum, semakin pendek panjang gelombangnya, semakin dangkal penetrasinya ke dalam kulit. Jaringan kulit menyerap cahaya dengan selektivitas yang jelas. Misalnya, keratinosit di stratum korneum dapat menyerap sejumlah besar sinar ultraviolet gelombang pendek (panjang gelombang 180~280nm), dan sel-sel spinosus di lapisan spinosus dan melanosit di lapisan basal menyerap sinar ultraviolet gelombang panjang (panjang gelombang 320nm~400nm). Jaringan kulit menyerap panjang gelombang cahaya yang berbeda secara berbeda, dan sebagian besar sinar ultraviolet diserap oleh epidermis. Seiring bertambahnya panjang gelombang, tingkat penetrasi cahaya juga berubah. Sinar inframerah di dekat mesin lampu merah menembus lapisan kulit terdalam, tetapi diserap oleh kulit. Sinar inframerah gelombang panjang (panjang gelombang 15~400μm) memiliki daya tembus yang sangat buruk, dan sebagian besar diserap oleh epidermis.

Hal di atas adalah dasar teoritis yang mendasarialat analisis kulitDapat digunakan untuk mendeteksi masalah pigmentasi kulit yang dalam.alat analisis kulitAlat ini menggunakan spektrum yang berbeda (RGB, cahaya terpolarisasi silang, cahaya terpolarisasi paralel, cahaya UV, dan cahaya Wood) untuk menciptakan panjang gelombang yang berbeda guna menemukan masalah kulit dari permukaan hingga lapisan yang lebih dalam, sehingga kerutan, pembuluh darah kapiler, pori-pori besar, bintik-bintik permukaan, bintik-bintik dalam, pigmentasi, peradangan, porfirin, dan masalah kulit lainnya dapat dideteksi oleh alat analisis kulit.


Waktu posting: 12 April 2022

Hubungi Kami untuk Informasi Lebih Lanjut

Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.